Lebaran 2012 – Perjalanan 4 (Purwodadi 21 Agustus’12)

Pagiiiiiiiiiiiii………………

Wah cerah sekali cuaca hari ini……hoahemmmm…….
Oia, hari ini kita kan berencana mau ziarah ke makam teman yang meninggal di daerah Purwodadi?hm….siap-siap yukssss……….

Bebekal Peta dan muka tembok (nanya sana sini :p) kita segera meluncurrr ke Purwodadi. Karena kurang tau lokasi makam, jadi kita janjian sama adik almarhum di daerah Kuwu-Grobogan.

Wah….pucuk dicinta ulam tiba, sambil menunggu bolehlah kita sekalian berwisata ke Bledug Kuwu.

Bledug Kuwu

Bledug Kuwu ini adalah sebuah kawah lumpur (mud volcano) yang terletak di Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Propinsi Jawa Tengah. Tempat ini dapat ditempuh kurang lebih 28 km ke arah timur dari kota Purwodadi. Untuk menuju lokasi tempat wisata “bledug kuwu” kita harus menepuh jalan darat dari Semarang melalui Purwodadi sampai di desa Kluwu.

Obyek yang menarik dari bledug ini adalah letupan-letupan lumpur yang mengandung garam dan berlangsung terus-menerus secara berkala, antara 2 dan 3 menit. Suaranya yang secara periodik meletupkan bunyi bledug ( seperti meriam ) dari gelembung lumpur bersamaan dengan keluarnya asap, gas dan air garam. Melalui proses tersebut menjadikan daratan bledug yang dulunya berada di dasar laut, sekarang menjadi daratan dengan ketinggian kurang lebih 53 meter dari permukaan laut. Luas arealnya 45 Ha dengan suhu minimum 31 derajat celcius.

Lumpur dari kawah ini airnya mengandung garam, oleh masyarakat setempat dimanfaatkan untuk dipakai sebagai bahan pembuat garam bleng (campuran garam mineral konsentrasi tinggi yang dipakai dalam pembuatan beberapa makanan tradisional) secara tradisional. Caranya adalah dengan menampung air dari bledug itu ke dalam glagah (batang bambu yang dibelah menjadi dua), lalu dikeringkan.

Bledug Kuwu mempunyai keistimewaan tersendiri, apabila dilihat dari peta geologi Dr AJ Panekoek, bahwasanya tanah-tanah yang ada bledugnya adalah jenis Aluvial Plains(tanah endapatan atau tanah mengendap) bersamaan dengan meletupnya bledug, keluarlah uap, gas dan air garam. Suara bledug terjadi karena muntahnya kawah yang berupa lumpurdengan warna kelabu atau kelabu kehitam hitaman, tetapi kalau dicampur dengan air maka akan menjadi putih. Apabila diendapkan air endapan bledug kuwu adalah tanah kapur dan tepat sekali apabila disitu dulunya laut kemudian menjadi daratan, karena erosi dari gunung kapur sudah tentu tanah endapannya mengandung kapur.

Bledug Kuwu

Tandus dan panas

Tandus dan Panas

Numpang nampang….top markotop….

Angin kencang dan panas menyengat

Lumayan juga dapat hiburan, meskipun biaya masuk yang tergolong agak mahal (Rp 10.000/orang) karena memang bertepatan dengan Libur Lebaran 2012.

Setelah istirahat sejenak, barulah kita menuju ke pemakaman yang lokasinya lumayan agak jauh sekitar 10km. Sesampainya di lokasi, ternyata sudah banyak anggota keluarga almarhum yang menunggu kita untuk bersama-sama memanjatkan doa supaya almarhum tenang di Surga.

Selamat jalan Kawan, semoga arwahmu tenang disana….dan semoga keluarga yang ditinggalkan tabah selalu amiennn…………

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s