Lebaran 2012 – Perjalanan 5 (Malang, 22-24 Agustus 2012)

Horeeeeee…………….

Akhirnya….setelah ditunggu-tunggu, Malanggg…..aku datang..
Berbekal peta dan tanya sana sini, nyasar sana sini sampai juga kita ke Malang..
Sempat bingung dan panik juga, karena sesampainya di Malang kita tidak tahu mau menginap dimana (belum booking hotel), sedangkan masih dalam masa liburan panjang. Kalau memang tiada tempat, dengan berat hati kita menginap di Pom bensin…..
Wewwww….setelah telp kesana kemari akhirnya kita menemukan hotel di daerah Thamrin (dekat stasiun kota) yang masih banyak kamar kosongnya. Hotel Palem 2 tepatnya, merupakan hotel melati yang dekat dengan Perkantoran, Perbankan, RSU Lavalette & Mardiwaluya, Stasiun Malang (Kota Baru), Monumen Tugu & Balai Kota Malang, Pasar Tradisional, Rumah Makan, dll. Biayanya juga terjangkau Rp 175.000/malam (fan+air panas+TV), selain itu lingkungannya yg bersih dan tenang lumayanlah untuk tempat istirahat.

Hotel Palem 2 Malang

Malam yang panjang….saatnya tidur…good nite all….zzzzzzzzzzzz……

Kukuruyuk……kukuruyuuukkkk……
Hoahemmm………morningggg……..pagi yang cerah, saatnya beraksi…

Kukuruyuk….eh tunggu suara apakah itu? kukuruyukkk…..(sayup-sayup terdengar) hah???ternyata suara perut memanggil…saatnya mencari makan (sarapan dr hotel roti+kopi+teh tapi kurang nendang….. heehehehehe….)

Segera saya buka catatan kuliner di malang, hm…pilihan jatuh ke Depot Buk Matirah dan kebetulan lokasi dekat sekali sama penginapan. Menu andalan depot ini adalah nasi rames / nasi campur tetapi dengan dimasak ala Madura dan biasanya masyarakat sekitar menyebutnya Nasi Buk (Ibu/Madura-red).

Depot Buk Matirah

Berbeda dengan depot lainnya, nasi buk ini disajikan dengan daging-dagingan yang empuk. Ada sate daging, keripik paru, babat daging, ayam panggang, empal, dendeng ragi dan hati sapi. Dan semuanya disajikan dengan beraneka tambahan sayur segar, seperti lodeh, bali dan juga rawon.

Nasi Campur

Empal Daging

Maknyus???hm….top aja de…

Paruuuuu…..

Porsinya lumayan, lauknya juga banyak….alhasil kekenyangan kita…begah…..
Hm…menurut pribadi siy rasa kurang cocok, harga juga agak mahal sedikit atau mungkin saya belum tahu tip dan triknya dalam memilih menu?mungkin saja karena kita baru pertama kali makan nasi Buk ini.
So…..untuk kuliner kali ini cukup Top markotop sajalah…

Kuliner = done

Lanjut ke pemberhentian selanjutnya yaitu Candi Kidal, yang terletak di desa Rejokidal, kecamatan Tumpang, sekitar 20 km sebelah timur kota Malang – Jawa Timur.  Candi Kidal memang tidak setenar ‘teman-temanya’ Candi Singosari, Candi Jago atau Jawi. Sayang sekali, padahal candi ini bagus sekali lingkungan dalam candi asri (banyak pohon) dan menurut saya pribadi lebih bagus dari Candi Singosari.

Dan sayang sekali juga, Candi Kidal ini tidak didukung lingkungan yang ramah (sekeliling merupakan peternakan ayam sehingga bau menyengat sekali) dan menurut bapak Imam (Penjaga Candi) kenyamanan sekitar candi terkalahkan oleh kebutuhan mulut dan perut.

Sayang sekali memang, seharusnya pihak pemerintah lebih bijak dalam menanggapi permasalahan tersebut. Bapak Imam bercerita bahwa sebagai penjaga Candi Kidal, tanggung jawab yang diemban lumayan besar…beliau harus merawat dan membersihkan candi dari lumut serta menjaga dari tangan-tangan jahil, bahkan beliau pernah menyimpan Arca Kepala Naga dirumahnya selama 2th karena mau diambil orang tidak bertanggung jawab…..fiuhhh………

Bp. Imam sedang menjelaskan sejarah Candi Kidal

Ayooo….mari kita kenalkan Candi Kidal kepada seluruh dunia….(kesampingkan bau ayam yang mengganggu :p)

Candi Kidal

Front View

Relief Candi

Relief Candi

Puncak Candi

Ditemukan Arca baru hehehhe….

Hari semakin siang dan semakin panas……tak apalah, tetap kita lanjutkan perjalanan hari ini…yaitu ke Pantai Balekambang. Yihaaaaa……akhirnya bisa main-main air…

Pantai Balekambang adalah sebuah pantai di pesisir selatan provinsi Jawa Timur yang terletak di Kabupaten Malang, kurang lebih 30 kilometer sebelah selatan kota kepanjen, atau 45 kilometer sebelah selatan Kota Malang. Akses menuju ke pantai sempit dan berkelok-kelok, biarpun beraspal tapi sudah rusak sana-sini dan tanjakan yang tajam jadi kita harus ekstra hati-hati….

Sesampainya disana, kita disambut oleh anak-anak muda yang berjoged ria dengan sound system segede gajah….hah????? kaget juga…
Agak kecewa juga karena tidak seperti yang diharapkan dan dibayangkan (membayangkan pantai Klayar Pacitan, sepi dan bersih). Tapi apa boleh buat, sudah sampai kenapa tidak menikmati moment yang ada (meskipun kotor dan penuh orang yang datang). Setelah berkeliling, menikmati pemandangan saya berpikir…memang sebenarnya bagus juga pantai ini, cuma mungkin momentnya kurang tepat (bersamaan libur panjang). Saran saya, datanglah pada saat hari biasa atau bukan libur panjang supaya bisa puassss menikmati pemandangan.

Pantai Balekambang mempunyai ombak yang besar, jadi kita tidak diperbolehkan berenang….tapi beruntung kita saat kesana air laut sedang surut, sehingga kita kita bisa bermain-main dikarang pinggir pantai.

Pantai Balekambang

Ramai Pengunjung yang bermain-main di pinggir pantai

Pura ditengah pulau

Setelah puas bermain-main dipantai, saatnya kita kembali ke kota Malang sambil menikmati sunset diperjalanan pulang..

Sunset

Sunset – nyiur melambai

Perjalanan hari ini menyenangkan sekali, sekarang saatnya tidur…….again…….zzzzzzzz……

Kukuruyukkkk……..ayo bangunnnn……….saatnya melanjutkan perjalanan pulang ke Cepu, tapi sebelumnya kita mampir dulu untuk membeli oleh-oleh khas malang yaitu keripik tempe aneka rasa dan Pia Mangkok.

Keripik tempe sudah berhasil kita dapatkan dan borongg hehehehe…nah saatnya nyari Pia Mangkok setelah malam sebelumnya kita tidak berhasil mencicipi karena toko sudah tutup. Oleh karena itu pagi-pagi sekali kita nongkrong depan tokonya (padahal toko belum buka), karena lama maka tinggal dahulu.
Siangnya kembali lagi saya datang ke toko pusat Pia mangkok dan saya harus kembali kecewa karena ternyata si Pia tidak ready stock, kita harus menunggu sisa pesanan dan biasanya itu sore sekitar jam 4an…itupun kalau ada…hahhhh??? manyunlah saya….fiuhhh…malas sekali rasanya, okelah kita pulang saja tanpa membeli si Pia…..

Pia Mangkok, gagal deh misi kali ini….fiuhhhh

Perjalanan selanjutnya ke Kediri…kemana???tunggu saja publish-nya yah :p

Advertisements

2 thoughts on “Lebaran 2012 – Perjalanan 5 (Malang, 22-24 Agustus 2012)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s