Touring (Ciwidey, 2-3 Mar’13) – SITU PATENGGANG

Pagi ini, ditemani Karen Mok (While My Guitar Gently Weeps) dan mentari pagi yang bersinar dengan hangatnya, kutuliskan perjalanan yang lalu ke Ciwidey bersama tim touring Contrider….ya bersama tim touring, asyikkkk…..jalan2 lagi :p

Sesuai waktu dan tempat yang telah disepakati, saya berangkat menuju TKP di daerah Thamrin. Dari semalam sudah gak sabar ingin segera esok pagi, bekal dan sebagainya sudah packing….box baru juga sudah terpasang, tapi karena perjalanan yang jauh mau tidak mau mata ini harus terpejam supaya esok pagi badan sudah segar kembali.

Tapi, semua tidak berjalan seperti rencana semula hufff……rencana kita berangkat dari Jakarta sekitar pukul 8.30 terpaksa molor gara2 box baru melorot dan kena body motor….oh NOOOOOO……setelah diotak atik kembali, akhirnya berangkat juga jam 10.00

Eng…ing…eng…..perjalananan dimulai, beriringan jangan sampai terpisah yahhh. Setelah menempuh perjalanan sekitar 1 jam-an, terpaksa kita harus menepi kembali karena box baru melorot lagiiiiiii :(…… ampun de…segera banting stir  nyari bengkel las, menunggu lagi selama 1,5 jam… wasting time again …. im sorry dear friends, hiks 😦

Galau..nunggu si box dibenerin

Galau..nunggu si box dibenerin

Udah panas, jalan jelek, gak ada ojeg, banyak debu (halahhh…..) jadi setengah bete juga…mana lapar pula ini, hiksssss…..

Tik…tok…tik…tok….waktu menunjukkan pukul 13.00, jam makan sudah lewat dan perjalanan masih panjang, langsung tancap gas tanpa toleh-toleh…meluncur ke arah Jonggol (jemput temen dulu ceritanya). Kebetulan ada teman yg ‘nyegat’ dijalan, mampir dululah sambil ngaso dan ngemil2 dikit hehehe….

Setelah rehat sejenak, dahaga lumayan hilang, matahari sudah agak turun sedikit….saatnya siap-siap lanjut lagiiii…

Siap-siap jalan lagi...

Siap-siap jalan lagi…

Perjalanan kali ini harus xtra hati-hati, karena medan yang ditempuh banyak lubang tak terduga..jadi harus perhatikan rambu-rambu riders didepan dan jangan sampai meleng yak…. kiri…kanan….salip truk, wuzzz….tanjakan….aduh, kejeblos lubang de….untung siputih sigap, tetep jalan terus….hajar bleh :p

Akhirnya berhenti lagi, setelah melewati tanjakan panjang….ngademin mesin dululah, sekalian ngupi2 hehehe.. (perasan kebanyakan rehatnya ya?xixixiix…gpp, santai aja bang, yg penting selamet daripada digeber malah kejeblos lubang mulu fiuhhh…. )

Penampakan lagi leyeh-leyeh

Penampakan lagi leyeh-leyeh

IMG_9059_resize

Ngupi di warung pinggir jalan

Gak pake lama, segera kita siap-siap lanjut jalan lagi……. yuks, tarik mang………wuzzzz, salip kiri, salip kanan…naik turun gunung, melewati pegunungan kapur, keluar masuk truk-truk besar….hati-hati… lubang kanan, lubang kiri….untung saja hari cerah dan tidak hujan jadi lubang dijalan kelihatan…tks God 🙂

Meskipun sempet terpisah dan nyasar, akhirnya kita bertemu lagi dan lanjut menuju lokasi.

Hari sudah gelap, udara sudah dingin….jalan sudah terasa menanjak terus, dan sampailah kita di Kawasan Ciwidey…saatnya = ngasoooo lagi hehehehe… :p

Sambil berhaha-hihi ria mengakrabkan diri (soalnya ada member baru :p), sambil makan kacang, gorengan, roti..apapun itu yang bisa dimakan xixixi kita bercerita ttg hal-hal konyol (dilarang ngobrol tentang kerjaan ya…) dan tak lupa bernarsis ria (teteup :P)

IMG_9074_resize

IMG_9091_resize

Ada garonggg... hiy...

Ada garonggg… hiy…

Our Maskot 'JOJOBA' :p

Our Maskot ‘JOJOBA’ :p

Mata sudah berat, rambut juga sudah gimbal (kotor karena kena debu+keringat)…dingin menusuk kalbu brrrr….ayooo, nyari penginapan….seadanya saja, yg penting bersih.

Kita menginap di villa sekitar dengan harga Rp 300.000/malam, kamar tidur 3, kamar mandi 1 (airnya dari gunung asli, dijamin cessss….ademmmmmm+ seger), ada tv-nya…pokoknya lumayanlah buat istirahat malam ini. Oia, apabila mau nyari tempat makan harus hati2, ditanyakan dahulu berapa harganya..karena kejadian pada kami, saking laparnya tanpa nanya babibu lagi kita pesan makanan….dan terkaget2 setelah akan membayar, total semuanya Rp 400.000 an ribu !!!!!! hah….mahal bener, digethok de kita….ya sudahlah pasrah saja daripada ngedumel juga gak ada efeknya….mendingan kita ngomongin bola (kebetulan malam itu sedang disiarkan pertandingan bola antara Real Madrid-Barcelona). Sekembalinya dipenginapan, kita berkumpul didepan tivi sambil makan kwaci dan coba-coba tebak skor (atau taruhan lebih tepatnya ya?hehhehe…) biar tambah seru, sambil harap-harap cemas siapa yang menang :p

Berhubung sudah mengantuk berat, jadiii….ane tidur duluan yak…ketemu besok pagi lagiiii…… good night everybody….. grrooookkkkk………

Kukuruyukkkk....

Kukuruyukkkk….

Kukuruyukkkk, ternyata sudah pagiiii……..ayo, cepetan bangun trus antri kamar mandiii (hehehe.. :p) biasalah, balada kamar mandi 1 buat rame-rame, siapa cepat dia duluan nongkrong wkwkwkw… Untung mereka semua masih tertidur pulas, bisa booking agak lamaan nieh :p

Brrrrrr…..airnya dingin bangettt, mau tidak mau harus berani mandi …. tapi, setelah pertengahan, setelah suhu tubuh menyesuaikan…enak juga, segarrrrr sekali… (sambil menggigil bbrrr).

Tapi bila tidak kuat mandi pakai air dingin, bisa coba mandi air panas di Cimanggu , kebetulan tempatnya di depan penginapan kita…gampang, tinggal jalan kaki saja kog.

Ayooo…bangunnnn….sudah siang niy, takut kemalaman dijalan… sarapan cukup berwarung ria didepan penginapan….ubi goreng ditemani segelas teh hangat = nikmatttt……surga dunia (lebay :p)

Penampakan penginapan yang 'mblusuk'

Penampakan penginapan yang ‘mblusuk’

1…2….3…4…5…6… sip….sudah lengkap semua, saatnya beraksi menyusuri jalan menuju Situ Patenggang, Kawah Putih dan terakhir kita ke kebun strawberry.

Heboh sendiri-sendiri :)

Heboh sendiri-sendiri 🙂

IMG_9117_resize

# LOKASI PERTAMA = Situ Patenggang

IMG_9133_resize

Situ Patenggang atau Situ Patengan adalah danau yang terletak di kawasan objek wisata alam Bandung Selatan, Jawa Barat, Indonesia, tepatnya di Ciwidey. Terletak di ketinggian 1600 meter di atas permukaan laut, berada di kaki gunung Patuha memiliki panorama yang memikat. Hamparan hijau kebun teh laksana karpet alam, ditambah lagi dengan udara yang dingin dan bersih serta matahari yang hangat, memberi kesan damai dan ketenangan sendiri bagi pengunjungnya. Dulunya kawasan ini merupakan kawasan cagar alam atau taman nasional, namun pada tahun 1981 telah resmi berubah menjadi sebuah taman wisata.

Situ Patengan dikejauhan

Situ Patenggang dikejauhan

Menurut cerita, adalah pasangan kekasih Ki Santang dan Dewi Rengganis saling dimabuk cinta. Setelah sekian lama berpisah, mereka saling mencari. Sang putra prabu dan putri titisan dewi akhirnya bertemu disuatu tempat dan memadu janji. Sang Dewi Rengganis pun meminta kekasihnya untuk membuatkan danau beserta perahu untuk dinaiki mereka berdua. Maka terbentuklah Situ Patenggang.
Lokasi pertemuan dua sejoli itu kini dikenal dengan nama ‘Batu Cinta’. Perahu ki Santang pun kini dipercaya menjadi pulau Asmara/Sasaka yang berbentuk hati di tengah danau yang juga dikenal dengan nama ‘Situ Patenggang’.
Nama Situ Patenggang sendiri berasal dari kata ‘pateang-teangan’ yang memiliki makna saling mencari. Menurut kisah ini, pasangan yang pernah singgah di Batu Cinta dan mengeliling pulau Asmara diyakini akan menemukan cinta abadi seperti dua sejoli Ki Santang dan Dewi Rengganis. Berdasarkan kisah cinta yang melegenda itu, lokasi ini amat layak dipertimbangkan sebagai tujuan wisata bulan madu bagi para pasangan muda yang baru menikah (asyikkk….. :p)

Menuju ke Situ Patengan, sepanjang jalan mata kita dimanjakan oleh perkebunan teh yang sejuk, serta kontur tanah perkebunan yang berbukit-bukit, asyik benerrrr pokoknya :p …pengen turun sebenarnya, cuma takut ditinggal… ya sudah de, cukup puas dengan tengok kiri-tengok kanan.

IMG_9304_resize

Landscape-nya asyikkk benerrr...

Landscape-nya asyikkk benerrr…

IMG_9301_resize

Setelah 10 menit perjalanan, sampailah kita di lokasi wisata…untung kita datang masih pagi, jadi matahari belum terik dan tempat parkir juga masih legaaa gak perlu bersusah payah nyari lahan kosong wkwkwk.

Parkir masih banyak yang kosong...

Parkir masih banyak yang kosong…

Kuintip dari jendela kamera, sepertinya bagus juga yak…guys..ayo siap2 melompat lebih tinggi (kaya lagu Sheila on 7 saja ) siap bernarsis ria…. yippieeee….

Horeeeeee........

Horeeeeee……..

Sepanjang jalan dari parkir hingga pintu masuk, banyak penjual oleh-oleh mulai dari buah-buahan (salak, strawberry, manggis, dll) hingga souvernir (kaos, sandal, boneka, dll)…tapi sekali lagi, hati-hati soal harga, harus pintar-pintar nawar saja 🙂

IMG_9297_resize

Fiuhhhhh….segar sekali udaranya, masih asri…banyak pepohonan rindang, ademmmm…

Ademmm...

Ademmm…

Belum sempat berkeliling, mata saya langsung tertuju oleh perahu warna warni yang tertambat di pinggir danau. Ternyata perahu-perahu itu mengantarkan kita menuju ke Batu Cinta, pilihannya kita bisa naik perahu dayung atau bebek-bebek-an…cuma kalau bebek2an sepertinya akan lama dan gak nyampe2 yak :p mendingan duduk manis , biar si bapak yg dayung de hehehehe…sekali lagi, harus pinter2 nawar harga loo…

Agak serem juga, takut nyebur.. hiy....

Agak serem juga, takut nyebur.. hiy….

Terkagum-kagum

Terkagum-kagum

Wowwww...

Wowwww…

Whohaaaa....apikkkk... :)

Whohaaaa….apikkkk… 🙂

Setelah perahu tertambat, segera saja kita merayap pergi (bapak pendayung tetep setia menunggu kita).
Ada yang langsung nongkrong sambil pesan jagung bakar, ada juga yang langsung keluyuran (termasuk saya :p).

Perahu kita dibelakang sedang tertambat

Perahu kita dibelakang sedang tertambat

IMG_9187_resize

IMG_9279_resize

Hamparan kebun teh menjulang….bagai permadani…. (belajar rada puitis dikitlah 🙂 ), cuma satu yang terucap….wowww….kerennnn…..seandainya bisa lebih lama disini, pasti sudah naik2 kepuncak kebun dah….

IMG_9219_resize

IMG_9229_resize

IMG_9259_resize

IMG_9266_resize

IMG_9269_resize

Setelah berjalan beberapa lama, baru nyadar ternyata ini mah sudah jalan mobil..bukan setapak lagi…mau ikuti jejaknya tapi sepertinya kog jauh ya?takut ketinggalan euy…

IMG_9249_resize

IMG_9241_resize

Usut punya urut, ternyata itu memang jejak mobil…merupakan jalur transportasi dari dan ke kebun teh..gak tau juga masuknya lewat mana tu?

Okelah, karena memang waktu yang sangat mepet..segera saja turun gunung (hehehe…) untuk menuju kelokasi berikutnya yaitu ke KAWAH PUTIH (tunggu kelanjutannya ya…. :p )

Penampakan bapak pendayung...hayuuu, yang semangat yak... :p

Penampakan bapak pendayung…hayuuu, yang semangat yak… :p

Oleh-oleh dari SITU PATENGGANG :

Berlabuh

Berlabuh

IMG_9255_resize

IMG_9233_resize

IMG_9229'_resize

IMG_9197_resize

Berlabuh

Berlabuh

Pulau SASAKA

Pulau SASAKA

IMG_9143_resize

Our Maskot 'JOJOBA' hehehehe...

Our Maskot ‘JOJOBA’ hehehehe…

Advertisements

14 thoughts on “Touring (Ciwidey, 2-3 Mar’13) – SITU PATENGGANG

    • Salam kenal juga mas…wah kebetulan kemarin kita nginepnya langsung tembak ditempat, gak pakai booking segala…jadi malam itu langsung nyari penginapan buat sekedar selonjoran, besok pagi langsung kabur heheheh…coba nanti saya carikan informasi mengenai penginapan didaerah sana 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s